Cadangan Devisa RI Tambah US$ 1 Miliar dalam Sepekan
Senin, 21 Mei 2007 13:23 WIB
Jakarta - Cadangan devisa Indonesia terus mencapai posisi tertingginya. Pada pekan pertama Mei 2007, cadangan devisa Indonesia sudah mencapai US$ 50,3 miliar.Angka itu berarti naik hingga US$ 1 miliar dalam sepekan. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), cadangan devisa Indonesia per April 2007 mencapai US$ 49,3 miliar. Sementara per akhir triwulan I-2007, cadangan devisa sebesar US$ 47,2 miliar."Ini merupakan level tertinggi yang pernah dicapai Indonesia," ujar Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/5/2007).Posisi cadangan devisa per triwulan I-2007 yang sebesar US$ 47,2 miliar itu mampu membiayai impor dan membayar utang luar negeri selama 5 bulan. Burhanuddin menjelaskan, kenaikan cadangan devisa itu disebabkan karena realisasi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang semakin membaik. "Perkembangan yang menggembirakan pada neraca pembayaran Indonesia per triwulan I-2007 menunjukkan surplus US$ 4,6 miliar," jelas Burhanuddin. Menurutnya, kondisi tersebut didorong oleh perbaikan kinerja current account atau transaksi berjalan yang mencatat surplus US$ 3,2 miliar, sejalan dengan peningkatan ekspor non migas yang lebih tinggi akibat perkembangan harga yang lebih kondusif sementara impor tumbuh sesuai perkiraan.
(qom/ir)











































