5 Bank di Jatim Belum Penuhi Modal Minimum
Rabu, 23 Mei 2007 13:06 WIB
Surabaya - Sebanyak 5 bank di Jawa Timur belum memenuhi setoran modal inti minimum Rp 80 miliar hingga akhir tahun 2007. Kelima bank itu adalah Bank Amin, Bank PrimaMaster, Bank CNB, Bank Antar Daerah (BAD) dan Bank Harfa."Untuk Bank Harfa telah diputuskan merger dengan bank dari Jawa Barat. Sedangkan Bank Amin, Bank PrimaMaster, Bank CNB, dan Bank Antar Daerah (BAD), BI tetap menunggu komitmennya," ungkap Pimpinan Kantor Bank Indonesia (KBI) Surabaya Lucky Fathul AH saat dihubungi, Rabu (23/5/2007).Menurut Lucky, bank-bank tersebut sudah memberi sinyal komitmen untuk peningkatan setoran modal inti hingga akhir tahun.Lebih lanjut ditegaskan Lucky, apabila bank-bank tersebut tetap tidak dapat memenuhi sebagaimana persyaratan yang telah ditetapkan dalam Arsitektur Perbankan Indonesia (API), maka ada dua alternatif. Diantaranya, melakukan merger dengan bank lain dan diturunkan statusnya menjadi bank dengan kinerja terbatas atau setara bank perkreditan rakyat (BPR).Sementara untuk proses akuisisi Bank Halim dan Bank ANK saat ini sedang menunggu hasil tes kepatutan dan kelayakan atau fit and propert test BI. "Kedua bank itu sudah berkecukupan modal sehingga menarik minat investor dari bank lain untuk mengakuisisinya. Mudah-mudah dalam waktu cepat ini segera dilakukan konsolidasi antara kedua bank-bank tersebut," kata Lucky.Ia menambahkan fit and propert test tersebut dilakukan BI sebagai syarat awal, agar perbankan di Jatim memiliki modal yang cukup guna mendukung kinerja yang sehat kedepannya.
(gik/qom)











































