30 Bank Masih Belum Penuhi Modal Minimum Rp 80 Miliar

30 Bank Masih Belum Penuhi Modal Minimum Rp 80 Miliar

- detikFinance
Jumat, 25 Mei 2007 12:05 WIB
Nusa Dua - Hingga saat ini, sebanyak 30 bank masih belum memenuhi modal minimum Rp 80 miliar. BI saat ini mulai mengklasifikasikan 30 bank itu menjadi 4, agar nantinya bisa memenuhi ketentuan modal minimum Rp 80 miliar pada September 2007.Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur BI Siti Fadjrijah disela-sela rapat pengurus pleno I Perbanas periode 2006-2009 di Hotel Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Jumat (25/5/2007).Kelompok 1, bank yang tidak memilih menjadi bank terbatas dan dapat memenuhi kewajiban modal inti. Kategori ini ada 11 bank, dan umumnya sudah memiliki modal sekitar Rp 70 miliar.Kelompok 2, bank yang memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban modal inti pada waktunya sesuai dengan komitmen pemegang saham pengendali (PSP). Biasanya, bank ini sudah ada investor penyokong, dan PSP-nya sudah siap menyetor modal juga. Kategori ini ada 3 bank.Kelompok 3, bank yang menyatakan kesanggupannya memenuhi modal inti dan pemegang saham pengendali akan menyetorkan modal jika investor tidak jadi membeli bank tersebut. Bank kategori ini masih abu-abu, yakni investor sudah ada, namun PSP masih ragu-ragu. Kategori ini ada 9 bank.Kelompok 4, bank yang lempar handuk, dengan tegas mengatakan tidak sanggup memenuhi modal minimum. Bank kategori ini sudah disuruh mencari investor, namun tidak ada gambaran apa-apa. Untuk kategori ini ada 7 bank. Dari empat kelompok tersebut, BI sudah menyusun sejumlah langkah. Pertama, akan diminta untuk membuat rencana pemenuhan modal inti, yang paling lambat dilaksanakan September 2007. Sedangkan untuk bank dalam kelompok 3 dan 4, BI mulai siap-siap mengenakan sanksi.Fadjrijah menjelaskan, bagi bank yang berniat untuk merger, akan diminta merealisasikannya paling lambat September 2007."Dalam merger, kalau tidak berhasil, kita akan memanfaatkan anchor bank. Kalau dirinya mengaku anchor, tapi tidak bermanfaat apa gunanya. Untuk kelompok 3-4, kita minta anchor untuk mengambil ini, itu hingga habis," jelasnya. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads