3.124 Bankir Ikut 'Ujian'

3.124 Bankir Ikut 'Ujian'

- detikFinance
Sabtu, 02 Jun 2007 11:25 WIB
Jakarta - Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) menyelenggarakan Program Ujian Sertifikasi Manajemen Resiko Tingkat 3 yang pertama kali bagi bankir dari bank umum.Program sertifikasi ini diikuti oleh sekitar 3124 bankir di level manager ke atas yang diadakan di Hall A Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Sabtu (2/6/2007). Menurut Ketua Dewan Sertifikasi BSMR Gayatri Rawit Angreni mengatakan bahwa dalam penyelenggaraan program ujian sertifikasi ini BSMR bekerjasama dengan Global Association of Risk Professional (GARP). "GARP adalah sebuah asosiasi profesi manajeman risiko yang berpusat di New York dan memiliki reputasi internasional sebagai penyelenggara sertifikasi Financial Risk Managers (FRM) yang ditujukan bagi para pelaku industri jasa keuangan," jelasnya. Khusus untuk Jakarta, pelaksanaan ujian sertifikasi ini terdiri atas 3 tingkat yaitu tingkat 1 sebanyak 1.446 peserta, tingkat 2 sebanyak 1.175 peserta dan tingkat 3 sebanyak 483 peserta. "Pelaksanaan ujian di Jakarta mendapatkan perhatian khusus karena untuk pertama kalinya BSMR mengadakan ujian tingkat 3, ini berarti untuk para peserta dari bank dengan jumlah aset di bawah Rp 1 triliun akan mengirimkan para direksinya sebagai peserta," paparnya. Peserta yang mengikuti ujian tingkat 3 di Jakarta berasal dari 40 bank a.l Bank Mandiri, BRI, Bank Permata, BCA, Bank Lippo, Bank Ina Perdana, Bank Index Selindo, Bank Mega, BPD Aceh, BPD Jatim, BPD Jateng, Bank OCBC Indonesia, BPD Sulut, BPD Maluku, BPD NTB. "Hingga saat ini BSMR telah berhasil menyelenggarakan Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat 1 dan 2 masing-masing sebanyak 7 dan 3 kali," jelas Gayatri. Dari total peserta ujian sebanyak 17.167 orang, peserta lulus mencapai 13.314 orang (77,55 persen) yang terdiri atas pemegang sertifikat Tingkat 1 sebanyak 14.783 orang dan Tingkat 2 sebanyak 1.747 orang."Rata-rata kelulusan peserta ujian Tingkat 1 dan 2 cukup menggembirakan yaitu masing-masing sebesar 78,25 persen dan 73,28 persen," ungkapnya.Selain di Jakarta, BSMR juga menyelenggarakan ujian sertifikasi manajemen risiko di Denpasar hari ini dengan peserta 143 orang. "Untuk di Denpasar ujian hanya untuk tingkat 1," tambahnya. Dalam penyelenggaraan ujian ini, BSMR telah menurunkan biaya bagi peserta. "Biaya pendaftaran adalah Rp 2 juta dari biaya sebelumnya yaitu Rp 3,5 juta, kami telah mengadakan berbagai efisiensi tanpa mengurangi kualitas," imbuhnya. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads