Bank Century Perbesar Investasi Surat Berharga

Bank Century Perbesar Investasi Surat Berharga

- detikFinance
Senin, 04 Jun 2007 11:02 WIB
Jakarta - PT Bank Century Tbk (BCIC) akan mengoptimalkan portofolio investasi dengan memprioritaskan penempatan pada aktiva produktif yang likuid dan profitable di tahun 2007 ini.Upaya ini dilakukan sebagai strategi perseroan. Di tahun 2007 penempatan surat berharga rupiah perseroan diproyeksikan meningkat menjadi Rp 1,98 triliun, dibandingkan pada tahun 2006 yang sebesar Rp 222,118 miliar.Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Bank Century, Hermanus HM dalam laporan materi paparan publiknya kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), Senin (4/6/2007).Tahun 2007 ini, Bank Century memproyeksikan pencapaian laba bersih sebesar Rp 127,2 miliar di tahun 2007. Proyeksi tersebut meningkat jika dibandingkan denganpencapaian laba bersih perseroan di tahun 2006 yang sebesar Rp 22,28 miliar.Peningkatan laba ini ditunjang oleh adanya perkiraan penurunan biaya operasional di tahun 2007 yang sebesar Rp 278 miliar, menurun jika dibandingkan biaya operasional 2006 yang besarnya Rp 558,58 miliar.Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa perseroan menargetkan kucuran kreditsebesar Rp 3,5 triliun di tahun 2007, meningkat dibandingkan kredit di tahun 2006 yang besarnya adalah Rp 2,39 triliun. Sementara untuk Dana Pihak Ketiga (DPK), perseroan juga menargetkan adanya peningkatan menjadi sebesar Rp 11,9 triliun dibandingkan total DPK tahun 2006 yang jumlahnya RP 11,213 triliun. Untuk loan to deposits ratio (LDR) juga diproyeksikan naik menjadi 29,41 persen, jika dibandingkan LDR tahun 2006 yang sebesar 21,35 persen. Sementara untuk rasio kecukupan modal (CAR) di tahun ini diproyeksikan meningkat menjadi 24,73 persen jika dibandingkan CAR 2006 yang sebesar 11,66 persen.Perseroan akan melakukan ekspansi kredit yang berpedoman pada prinsip prudential banking dan difokuskan pada sektor UMKM. Untuk DPK akan ada peningkatan pada penghimpunan dana murah. Lalu perseroan juga akan memperluaspengadaan jaringan ATM-nya di jaringan kantor dan beberapa lokasi sentra bisnis yang potensial.Selain proyeksi kinerja keuangan tahun 2007, perseroan juga memproyeksikan kinerja keuangan pada tahun 2008 dan 2009. Untuk 2008 diproyeksikan pencapaian laba bersih sebesar Rp 223,438, sementara untuk laba bersih tahun 2009 diproyeksikan sebesar Rp 371,484 miliar. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads