Bank Niaga akan Revisi Target Pertumbuhan Kredit

Bank Niaga akan Revisi Target Pertumbuhan Kredit

- detikFinance
Selasa, 05 Jun 2007 12:43 WIB
Jakarta - PT Bank Niaga Tbk (BNGA) akan merevisi target pertumbuhan kreditnya di tahun 2007 seiring dengan kondusifnya kondisi makro ekonomi di tahun ini.Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Direktur Utama Bank Niaga Daniel James Rompas usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Graha Niaga, Jakarta (5/6/2007)."Jadi kita melihat dari kondisi triwulan I (QI) dulu, Q1 itu kan (kredit) rendah sekali, secara nation wide saja kalau tidak salah 2 persen peningkatan kreditnya," ujarnya.Rompas mengatakan bahwa di triwulan II dan III di tahun ini, pertumbuhan kredit diperkirakan akan meningkat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit di triwulan I-2007. "Masalahnya kan kita budget awal tahun itu yang tinggi sekali, nah budget yang tinggi di awal tahun itu akan kita sesuaikan kurang lebih seperti itu di triwulan selanjutnya," imbuhnya.Untuk triwulan II-2007 ini, Rompas memperkirakan bahwa pertumbuhan kreditperseroan akan meningkat dibandingkan pada triwulan I. "Untuk KPR saja tiga bulan pertama (triwulan I) memang kita hanya tumbuh sekitar Rp 700 miliar, tapi dalam sebulan terakhir ini (di triwulan II) sudah mencapai Rp 500 miliar, dan artinya di triwulan II ini kurang lebih kita perkirakan untuk KPR akan meningkat double atau dua kali lipat dari triwulan I," tuturnya.Selain sektor KPR, menurut Rompas yang menjadi sektor andalan Bank Niaga, kenaikan pertumbuhan kredit kendaraan bermotor. "Pembiayaan motor dan mobil sudah memperlihatkan peningkatan di triwulan II ini, sektor konsumsi juga sudah membaik," ujarnya.Dia menambahkan bahwa saat ini Bank Niaga sedang melakukan penjajakanuntuk pembiayaan proyek infrastruktur. "Saat ini kami sedang penjajakan untuk proyek infrastruktur jalan tol, tapi karena belum disclose, maka saya tidak bisa memberitahunya, karena masih dalam proses dealing, nilai kontraknya juga belum bisa saya katakan pokoknya dipegang oleh corporate banking kita," ujarnya.Sementara untuk laba triwulan II, Rompas mengatakan bahwa kenaikan labanya tidak terlalu signifikan. "Karena kalau bank seperti itu, dan juga karena pendapatan bunga biasanya lebih stabil," ujarnya. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads