Wapres Minta Peran Perbankan Syariah RI Bisa Mendunia
Selasa, 05 Jun 2007 13:35 WIB
Jakarta -
Tak hanya menjadi jago kandang, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta perbankan syariah Indonesia bisa menjadi acuan internasional juga.Perbankan syariah Indonesia juga diharapkan memberi kontribusi lebih banyak dalam konteks pembangunan infrastruktur dan kegiatan yang sifatnya global dan lebih besar.Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Wahyu Dwi Agung usai bertemu dengan Wapres di kantor Wapres, Jakarta, Selasa (5/6/2007).Kedatangan para pengurus Asbisindo kali ini dalam rangka menyampaikan undangan kepada Wapres agar membuka Musyawarah Nasional pada 14-15 Juni mendatang. Munas itu ditujukan untuk konsolidasi internal organisasi dan mendiskusikan perkembangan bank syariah di Indonesia. "Alhamdulillah, pak Wapres merespons dengan baik," ungkapnya.Dalam kesempatan itu, Asbisindo juga mengungkapkan perkembangan perbankan syariah Indonesia yang cukup pesat termasuk berbagai macam kendalanya. Salah satunya adalah mengenai RUU Perbankan Syariah yang hingga kini tak kunjung rampung.Soal RUU Perbankan Syariah itu, menurut Wahyu, Wapres hanya mengatakan satu dua bulan ini."Tapi saya tidak tahu maksud kata satu atau dua bulan ini. Silahkan ditafsirkan sendiri," ujarnya. Pastinya, Asbisindo akan mulai menggelar roadshow ke fraksi-fraksi di DPR terkait RUU Perbankan Syariah ini. Selain itu juga disampaikan kepada Wapres masalah PPN perbankan syariah yang dinilai Wahyu sebagai area abu-abu."Kita minta ada solusi yang lebih cepat dan baik bagi industri. Itu hal pokok yang kita sampaikan," jelas Wahyu.
(qom/ir)










































