Januari-Mei, Capital Inflow Capai US$ 8,5 Miliar
Kamis, 07 Jun 2007 13:33 WIB
Jakarta -
Sepanjang Januari hingga Mei 2007 aliran dana asing yang masuk (capital inflow) ke instrumen keuangan di Indonesia mencapai US$ 8,5 miliar.Demikian dikemukakan Direktur Perencanaan Strategis BI Budi Mulya, usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Kamis (7/6/2007).Instrumen SBI dan Surat Utang Negara (SUN) masih merupakan tempat parkir favorit dana asing yang masuk. Dalam kurun waktu tersebut tercatat capital inflow di dua instrumen itu mencapai US$ 3,96 miliar di SBI dan US$ 3,25 miliar di SUN. Sementara sisanya diguyur ke pasar saham sebesar US$ 1,3 miliar.Menurut Budi, masuknya dana asing dalam jumlah signifikan tersebut akibat masih berlebihnya likuiditas di pasar global. Likuiditas berlebih itu bergerak ke pasar-pasar di negara-negara berkembang."Artinya dolar mencari aset rupiah makanya rupiahnya sekarang menguat," ujarnya.
(ard/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
