Bank Afrika Belajar Soal UKM ke BRI

Bank Afrika Belajar Soal UKM ke BRI

- detikFinance
Rabu, 13 Jun 2007 11:56 WIB
Jakarta - Bank-bank di benua Afrika sana memiliki kelemahan dalam membiayai sektor usaha kecil dan menengah (UKM) atau microfinance. Untuk itulah mereka belajar ke mana-mana termasuk berguru ke PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).Hal itu disampaikan Director Banking Development Standard Bank, Bob Lucker usai diskusi acara "BRI Microbanking Study Visit" di Gedung BRI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Rabu (13/6/2007)."Apa yang dilakukan oleh BRI dalam microfinance sangat menarik dan dapat dijadikan sebuah contoh di dunia, mereka bisa mengikat orang per orang di dalam menjalankan microfinance-nya," ujarnya.Dia mengakui bahwa BRI adalah sebuah bank paling bagus di bidang pembiayaan usaha kecil dan menengah. Kiprah BRI diakui dunia internasional.Di negara asalnya, yakni Afrika Selatan sendiri, Lucker mengatakan bahwa perkembangan kredit mikro di sana kurang berhasil karena pendekatan yang salah. "Karena pendekatannya tidak orang per orang, maka perkembangan microfinance kita tidak berkembang dan berjalan seperti seharusnya," imbuhnya.Tantangan terbesar Lucker adalah sulitnya memisahkan antara bank konvensional yang memberikan pembiayaan kepada debitur dengan gaji tetap dengan unit-unit kredit mikro yang terdesentralisasi yang mengikat debitur secara orang per orang."Sampai saat ini microfinance hanya untuk yang bergaji tetap belum kepada pendekatan orang per orang yang gajinya tidak tetap dan rendah, dan hampir semua bank di Afrika Selatan bergerak di microfinance," ujarnya.Selain BRI, Lucker mengatakan bahwa pihaknya sudah pernah menginjungi bank-bank di Amerika Serikat untuk belajar mengenai bisnis kredit mikro."Dari perjalanan kita itu, kita yakin bahwa BRI adalah the best model di dunia, dia mempunyai cara bagaimana merecover pinjaman yang bermasalah dan juga yang paling penting BRI bisa mendorong debitur-debiturnya untuk membayar cicilan pinjamannya tepat waktu, karena itu BRI sangat brilian," pujinya. (dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads