Bank Jangan Cuma Andalkan Pendapatan Kredit
Kamis, 14 Jun 2007 13:51 WIB
Jakarta - Kalangan perbankan dan bank BUMN disarankan tidak hanya mengandalkan pendapatan dari pinjaman tapi juga melakukan efisiensi biaya.Demikian diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Bank-bank Negara (Himbara) Agus Martowardojo yang juga Dirut Bank Mandiri, disela-sela acara penandatanganan komitmen bersama dan peluncuran cetak biru edukasi masyarakat di bidang perbankan di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/6/2007).Hal itu diungkapkan Agus terkait amanat paket kebijakan ekonomi agar bank BUMN lebih efisien.Menurut Agus, saat ini tingkat efisiensi perbankan khususnya bank BUMN memang kurang menggembirakan karena adanya tren disintermediasi. Sehingga perusahaan atau masyarakat mengurangi sumber pendanaannya dari perbankan."Masyarakat saat ini meminjam sendiri tidak perlu lewat bank tapi lewat pasar modal, atau pinjaman langsung. Akibatnya bank akan ada penurunan margin," kata Agus. Untuk mengatasinya lanjut Agus, salah satunya adalah tidak hanya mengandalkan pendapatan dan pinjaman tapi memperbesar fee bse income serta melakukan efisiensi biaya.Agus mengatakan, efisiensi tersebut termasuk mengendalikan kredit bermasalah. Dengan pengendalian kredit bermasalah bank tidak perlu membentuk cadangan penghapusan yang merupakan komponen biaya.Agus juga melihat amanat itu merupakan respons pemerintah terhadap single presence policy (SPP) BI. Terkait SPP itu, Agus menilai, kewenangan SPP berada di tangan pemegang saham yaitu pemerintah bukan manajamen. Sehingga efisiensi melalui merger, penjualan saham atau pembentukan holding ada dibawah kewenangan pemerintah."Merger atau jual langsung sehingga sahan pemerintah di bank BUMN menjadi kurang dari 25 persen atau holding ada kelebihan dan kekurangan tapi memang lebih efisien," kata Agus.Dalam kesempatan yang sama Gubernur BI mengatakan, tingkat efisiensi bank BUMN berdasarkan pengamatan BI memang tidak menggembirakan. Bank BUMN terkesan belum terlalu efisien sehingga harus diperbaiki.
(ir/qom)











































