BI Belum akan Revisi Target Kredit Perbankan

BI Belum akan Revisi Target Kredit Perbankan

- detikFinance
Senin, 18 Jun 2007 14:59 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) belum akan merevisi target pertumbuhan kredit perbankan di tahun ini, meskipun jumlah total undisbursed loan (kredit perbankan yang tidak dicairkan) perbankan nasional hingga triwulan I-2007 mencapai sebesar 20 persen.Hal tersebut dikatakan oleh Deputi Gubernur BI Miranda Goeltom di sela-sela acara Malaysia-Indonesia Investment And Finance Summit, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (18/6/2007). "Anda jangan pernah melupakan bahwa sering sekali yang terjadi adalah tergantung daripada full factor-nya, kredit itu akan banyak tumbuh jika pertumbuhan infrastruktur dan jenis usaha baru tumbuh," jelasnya. Menurutnya jika infastruktur berkembang maka sektor-sektor industri lain akan ikut berkembang. "Sehingga industri lain bisa baik prospeknya dan berbagai pemilik usaha memiliki minat yang besar dan ini menjadikan kredit tumbuh tinggi," tambahnya. Dia mengatakan bahwa besarnya undisbursed loan sebesar 20 persen ini akibat adanya perilaku hati-hati baik dari peminjam dan yang memberi pinjaman maupun karena pendanaan sendiri (self financing)."Saat ini lebih banyak self financing karena beberpa sektor keuntungannya sedang tinggi. Jadi mereka bisa menggunakan uang sendiri tanpa meminjam tapi tidak semua sektor bisa begitu," ujarnya. (dnl/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads