Nasabah Asuransi Jiwa Capai 6,5 Juta
Jumat, 22 Jun 2007 11:23 WIB
Jakarta - Jumlah nasabah pemegang polis asuransi jiwa individual pada triwulan I-2007 meningkat 12 persen menjadi 6,65 juta orang jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2006 yang jumlahnya 5,94 juta orang. Demikian disampaikan oleh Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Eddy K Berutu di acara jumpa pers laporan kinerja asuransi jiwa triwulan I-2007 di Time Break Cafe, Plaza Semanggi, Jakarta, Jumat (22/6/2007). "Ini menunjukkan harapan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi jiwa yang terus tumbuh. Dengan kondisi ekonomi yang mendukung masyarakat dapat mengalokasikan sebagian pendapatnya untuk membeli polis asuransi jiwa untuk melindungi diri dan keluarga," jelas Eddy. Dia mengatakan bahwa total pendapatan premi, polis individu menyumbang premi sebesar Rp 7,17 triliun atau 83 persen dari total pendapatan premi. Sementara untuk nasabah pemegang polis asuransi secara grup di triwulan I-2007 meningkat menjadi 27,89 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 25,51 juta. "Jadi jumlah total tertanggung pada triwulan I-2007 meningkat menjadi 34,54 juta dibandingkan periode yang sama tahun 2006 yang jumlahnya 31,456 juta," jelasnya. Untuk polis secara grup ini, total pendapatannya pada triwulan I-2007 ini adalah Rp 1,49 triliun atau 17 persen dari total pendapatan premi. Industri asuransi jiwa nasional pada triwulan I-2007 juga mencatat investasi sebesar Rp 66,48 triliun atau naik 41 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2006 yang sebesar Rp 47,05 triliun. "Sedangkan total aset pada triwulan I-2007 mencapai Rp 74,81 triliun atau tumbuh 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2006 yang nilainya Rp 55,94 triliun. Total aset tahun ini mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan tahun 2006 yang mencapai Rp 66,39 triliun," papar Eddy.
(dnl/ir)











































