Peminat Mulai Sepi, Lelang SPN Cuma Rp 1,9 Triliun
Selasa, 26 Jun 2007 15:45 WIB
Jakarta - Berbeda dengan lelang Surat Perbendaharaan Negara (SPN) pertama pada 29 Mei lalu yang membludak, lelang kali ini lebih sedikit peminat.Pemerintah juga hanya menyerap lelang SPN 2008052801 (reopening) kali Rp 1,9 triliun dari target semula Rp 2 triliun.SPN kali ini mematok tingkat imbal hasil (yield) rata-rata sebesar 8,44539 persen. Penawaran dari peserta lelang mencapai Rp 3,912 triliun jauh lebih kecil dari penawaran pada SPN seri yang sama bulan lalu yang mencapai Rp 12,12 triliun dengan rata-rata yield 9,3865 persen.Kecilnya penawaran dari investor, terutama investor asing ini, terkait situasi di pasar global yang berimbas ke Indonesia."Ini sebagai dampak dari pasar global, sentimennya belum positif, pasar masih shaky," ujar Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu, Rahmat Waluyanto dalam jumpa pers di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (26/6/2007).Pasar melihat suku bunga cenderung turun, sehingga mereka lebih baik memiliki obligasi negara jangka waktu panjang dengan kupon yang lebih tinggi.Sentimen negatif juga terjadi karena jatuhnya 2 hedge fund yang dikelola manajer investasi internasional. Pasar juga masih bersikap wait and see terhadap hasil sidang Federal Open Market Committee (FOMC)."Jadi hanya sedikit yang masuk di sini, mereka justru masuk ke obligasi jangka panjang," ujarnya.
(ddn/ir)











































