Bunga Fed Tak Goyah di 5,25%
Jumat, 29 Jun 2007 09:10 WIB
Washington DC, - Setelah menahan suku bunga AS di level 5,25 persen selama setahun, The Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan untuk memperpanjang suku bunga di posisi tersebut.Seperti dilansir dari AFP, Jumat (29/6/2007), FOMC menilai masih perlunya menahan suku bunga karena risiko inflasi dan kecenderungan turunnya sektor perumahan yang menjadi penuntut pergerakan ekonomi.Dalam sidang dua hari 27-28 Juni waktu AS, rapat Bank Sentral AS yang dipimpin Ben Bernanke memutuskan untuk tidak mengubah kebijakan suku bunga 5,25 persen. Bernanke menyebut ekonomi AS secara keseluruhan masih terus menunjukkan perbaikan baik sisi pertumbuhan maupun inflasinya. Pengumuman FOMC ini diharapkan memberikan ekspektasi yang luas untuk pergerakan pertumbuhan ekonomi AS yang sedang lesu. FOMC mengatakan inflasi menjadi faktor dominan yang menjadi pegangan kebijakan The Fed selama ini, apalagi ekonomi AS sejak awal tahun hanya bergerak pelan.Sejumlah analis mengakui laju suku bunga yang stabil dalam setahun ini karena masih tingginya risiko inlasi sehingga FOMC sangat berhati-hati dalam menentukan langkah berikutnyanya."Saya katakan ekonomi masih dalam kondisi menurun karena tingginya risiko inflasi," kata Sal Guatieri, ekonom dari BMO Financial Markets.
(ir/ir)











































