FSSK, 'Dapur' Penahan Krisis
Jumat, 29 Jun 2007 11:36 WIB
Jakarta -
Forum Stabilitas Sistem Keuangan (FSSK) diresmikan pada hari ini, sebagai upaya untuk siaga menghadapi krisis ekonomi. Menko Perekonomian Berharap yang menyebut FSSK sebagai dapur berharap forum tersebut bisa melakukan thrill excercise seandainya terjadi krisis."Saya harap dapur ini menyiapkan thrill excercise, tidak hanya diatas kertas, tidak hanya rapat juga mengetes kesiapan kalau seandainya terjadi hipotesis atau skenario potensi krisis, maka responsnya seperti apa sehingga korbannya bisa minimal," ujar Boediono dalam sambutannya saat peresmian FSSK di Gedung Depkeu, Jakarta, Jumat (29/6/2007).Boediono mengaku dirinya tidak antusias jika mengikuti acara pembukaan, pencanangan atau acara seremonial lainnya. Namun karena forum ini sangat penting untuk menjaga sistem keamanan, maka dia bersedia hadir."Biasanya saya tidak antusias jika ada pencanangan atau pembukaan. Tetapi kali ini saya benar-benar antusias karena substansinya sangat fundamental. Ini perlu diketahui oleh masyarakat bahwa dibelakang rakyat dibentuk dapur untuk tumpuan jika ada situasi krisis," tambahnya. Respons yang cepat dari pemerintah diperlukan untuk meminimalkan krisis. Menurutnya, salah satu penyebab krisis tahun 1997 yang berkepanjangan terjadi karena respons yang kurang pada saat yang dibutuhkan. "Pengalaman ini dijadikan pegangan kedepan bahwa hal seperti itu tidak terjadi lagi," katanya.Ia bahkan meminta FSSK ini dimantapkan lagi bukan hanya sekedar surat keputusan bersama, tetapi diundang-undangkan.
(qom/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
