Kredit Bulan Mei Mengkhawatirkan

Kredit Bulan Mei Mengkhawatirkan

- detikFinance
Senin, 02 Jul 2007 12:42 WIB
Jakarta - Meski suku bunga kredit sudah mulai turun, masyarakat ternyata masih enggan meminjam dana ke bank. Pertumbuhan kredit justru mengkhawatirkan.Hal tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah di sela-sela ultah BI ke-54 di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (2/7/2007)."Kredit perbankan untuk bulan Juni belum lihat, tapi pertumbuhan kredit perbankan di bulan Mei agak menggganggu pikiran karena meskipun suku bunga despite turun kredit tidak naik," ujarnya.BI malah mencatat ada beberapa bank yang pertumbuhan kreditnya justru menurun. "Jadi ini menjadi perhatian kita semua," ujarnya.Kontras dengan bulan Mei, pertumbuhan kredit April 2007 tercatat sebesar 16,5 persen (YoY) dengan LDR 65,8 persen. Angka ini merupakan level tertinggi dalam enam tahun terakhir.Secara nominal di bulan April kredit tumbuh Rp 12,4 triliun dan total aset tumbuh 16,8 persen dengan nilai Rp 246,2 triliun menjadi Rp 1.713 triliun.Rasio kredit macet (NPL) pada April 2007 untuk net sebesar 3,2 persen dan gross 6,7 persen. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads