Bank BUMN Belum Akan Dimerger

Bank BUMN Belum Akan Dimerger

- detikFinance
Selasa, 17 Jul 2007 11:43 WIB
Jakarta - Aturan kepemilikan tunggal atau single presence policy yang akan diterapkan Bank Indonesia sudah hampir di depan mata. Pemerintah belum memutuskan apakah akan melakukan merger terhadap bank BUMN.Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan saat ini kedudukan bank-bank BUMN tersebut akan tetap berdiri sendiri-sendiri tanpa adanya merger. "Sementara ini begitu, nanti untuk jangka panjangnya kita pikirkan lagi," ujar Sofyan usai peluncuran buku tentang Good Corporate Governance dan seminar bertajuk "Menjadikan BUMN Yang Terpercaya Melalui Praktek GCG" di Manhattan Hotel, Jakarta (17/7/2007).Pemerintah tetap ngotot untuk minta diberikan perlakuan khusus dari SPP. "Kita ada kesempatan untuk minta exception (pengecualian), jadi mungkin itu yang akan kita tempuh," ujarnya. Sofyan menambahkan setelah mengarahkan Bank Negara Indonesia sebagai bank berskala regional, pemerintah menginginkan 2 bank BUMN lain yakni Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi bank global skala internasional. "Kita berharap begitu (menjadi bank global), karena ukurannya terlalu kecil, bahkan dalam standar regional saja kita masih kecil," jelasnya. Sofyan mengatakan walaupun sudah ada beberapa bank yang terhitung sangat bagus kinerjanya, tapi dari segi ukuran masih terhitung sangat kecil. "Yang penting adalah bagaimana kita menjadikan bank-bank ini sebagai bank dengan skala yang besar," tambahnya. (dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads