Jual BTPN, Recapital Besarkan Bank Kesejahteraan Ekonomi
Senin, 23 Jul 2007 13:55 WIB
Jakarta - Recapital Advisors akan segera menjual Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) pada tahun ini kepada calon pembelinya Texas Pasific Group (TPG).Dengan rencana menjual BTPN, Recapital akan berencana fokus untuk membesarkan salah satu bank yang dimilikinya yaitu Bank Kesejahteraan Ekonomi. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Direktur Rosan P Roeslani dalam jumpa pers di Wisma Bakrie, Kuningan, Jakarta, Senin (23/7/2007)."Untuk BTPN sekarang sedang fit & proper test di BI, diharapkan prosesnya selesai pada bulan September dan kita sudah ada calon pembelinya yaitu TPG," jelasnya.Rosan mengatakan bahwa rencananya Recapital akan melepaskan semua kepemilikan sahamnya kepada TPG yaitu sebesar 71,6 persen. "Kita akan menjual semua saham kita di BTPN, dan hal ini seiring dengan rencanaIPO BTPN yang akan dilakukan PPA pada pertengahan bulan September 2007," ujarnya.Mengenai IPO, rencananya saham yang akan dilepas ke pasar menurut Rosan adalah saham yang menjadi aset PPA. "Mengenai IPO yang akan dilepas adalah saham yang menjadi aset PPA yang sebesar 28,4 persen," tuturnya.Aset BTPN saat ini adalah sebesar Rp 8 triliun, sedangkan laba di 2006 adalah sebesar Rp 251 miliar. "Di tahun ini BTPN menargetkan untuk memperoleh laba lebih dari Rp 300 miliar," ujarnya.Dengan menjual BTPN, Recapital akan berencana fokus untuk membesarkan salah satu bank yang dimilikinya yaitu Bank Kesejahteraan Ekonomi. "Bank ini prospeknya bagus, dan kita berencana untuk menjadi mayoritas, pokoknya arahnya akan kita besarkan," jelasnya.Bank Kesejahteraan Ekonomi memang fokus pada pegawai negeri aktif. "Bank ini sudah menjadi bank yang bagus dengan aset di bawah Rp 1 triliun," jelasnya.Recapital saat ini mempunyai kepemilikan saham di Bank Kesejahteraan Ekonomi sebesar 25,6 persen.
(dnl/ir)











































