30 Obligor Besar Bank Mandiri Belum Bayar Kewajiban
Kamis, 26 Jul 2007 17:51 WIB
Jakarta - Sebanyak 30 obligor besar Bank Mandiri sampai kuartal II-2007 belum juga menyelesaikan kewajibannya. Bank Mandiri akan terus mengejarnya.Direktur Bank Mandiri Riswinandi menjelaskan, nilai absolut penurunan NPL Bank Mandiri mencapai Rp 700 miliar. Bank Mandiri mencatat penurunan NPL sampai kuartal II-2007 menjadi 3,9 persen dari 4,7 persen di kuartal I 2007. "Jumlah Rp 700 miliar itu merupakan pembayaran kredit bermasalah dari debitor-debitor di luar 30 obligor besar Bank Mandiri yang kreditnya macet," ujarnya usai konfrensi pers paparan kinerja semester I 2007 di Kantor Pusat Bank Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (26/7/2007).Dengan kata lain, sampai kuartal II (semester I) ini belum ada pembayaran atau pelunasan dari 30 obligor tersebut. "Akan tetapi saat ini kita terus melakukan upaya restrukturisasi dengan 30 obligor besar tersebut. Dan kalau sukses, maka NPL kita akan lebih bagus lagi, seperti Batam Teks, Suba Indah, dan seperti Domba Mas dimana kami upayakan refinancing," tuturnya. Mengenai Domba Mas dan Kiani Kertas, Riswinandi mengatakan bahwa saat ini masih dalam proses penyelesaian. Menurutnya, Bank Mandiri selalu mengupayakan untuk melakukan penagihan kepada para obligor tersebut. "Untuk 30 obligor tersebut ada potensi penarikan sebesar Rp 2 triliun, tapi itu pesimisnya," ujarnya.
(dnl/qom)











































