BI Rate Tertahan Program Konversi

BI Rate Tertahan Program Konversi

- detikFinance
Selasa, 07 Agu 2007 09:52 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) diperkirakan menahan BI Rate pada level 8,25%. Hal itu dikarenakan adanya potensi inflasi dengan adanya program konversi minyak tanah.Ekonomi Citigroup Anton Gunawan dalam kajian sepekan yang diterima detikFinance, Selasa (7/8/2007) menjelaskan, beberapa alasan BI Rate akan bertahan antara lain karena tingginya inflasi.Secara year on year, inflasi Juli telah mencapai 6,06 persen, yang berarti lebih tinggi dari ekspektasi Bank Indonesia.Sementara tekanan dari pasar finansial makin besar, berkurangnya pemegang obligasi negara dari asing termasuk melemahnya nilai tukar rupiah."Hal itu akan mempengaruhi keputusan BI untuk tetap mempertahankan BI Rate pada 8,25%," jelas Anton.Meski aksi jual di pasar finansial bakal reda dalam jangka pendek, namun Anton melihat masih ada risiko inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi BI hingga akhir tahun."Hal itu berkaitan dengan transisi yang tidak mulus dari program konversi minyak tanah ke elpiji," jelas Anton.Citigroup memperkirakan inflasi hingga akhir tahun 2007 bisa mencapai 6,6 persen, sementara BI Rate 8%. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads