BoJ Terus 'Keringkan' Likuiditas Sistem Perbankan

BoJ Terus 'Keringkan' Likuiditas Sistem Perbankan

- detikFinance
Rabu, 15 Agu 2007 16:40 WIB
Tokyo - Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) terus bergerak menyerap kelebihan likuiditas di sistem perbankannya. Pada Rabu (15/8/2007), BoJ kembali menyerap 2 triliun yen (US$ 17 miliar), yang merupakan kelebihan likuiditas di sistem perbankan Jepang.Penyerapan kelebihan likuiditas itu dilakukan setelah memudarnya kekhawatiran terjadinya kredit macet di Jepang.Seorang pejabat BoJ seperti dikutip dari AFP menyatakan, otoritas moneter memutuskan untuk menarik kembali likuiditas. BoJ menilai jumlah likuditas di sistem perbankan Jepang masih cukup banyak, meski ada gangguan masalah subprime mortgage di AS."Jumlah surplus dana di pasar sudah cukup. Kami memutuskan untuk menyerap dana-dana itu sehingga suku bunga (overnight) akan ditutup sesuai dengan target kami 0,5%," ujar pejabat BoJ tersebut.Langkah BoJ tersebut mendapat dukungan. Analis menilai, tak ada tanda-tanda tekanan kredit di Jepang karena banyak pelaku pasar yang absen untuk liburan musim panas.Langkah BoJ tersebut juga dianggap bukan penyebab turunnya Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo. Pada perdagangan hari ini, Nikkei-225 ditutup melorot 369 poin (2,19%) ke level 16.475,61.Pelemahan Nikkei-225 itu lebih disebabkan karena pengaruh tumbangnya kembali Wall Street. "Turunnya Nikkei secara tajam sepertinya tidak ada hubungannya dengan operasi BoJ," ujar Hideyuki Suzuki, analis dari SBI. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads