Sofyan Djalil Tak Setuju Plato

Sofyan Djalil Tak Setuju Plato

- detikFinance
Senin, 20 Agu 2007 14:07 WIB
Jakarta - Hidup cuma sekali, sehingga harus dipertahankan meskipun sakit-sakitan. Atau, hidup tak perlu panjang umur, yang penting bermanfaat bagi orang lain? Menneg BUMN Sofyan Djalil tentu saja memilih pilihan yang kedua.Tentu pandangan Sofyan itu berkaitan dengan posisinya sebagai pejabat negara. Maklum saja, jika para pegawai negara sakit-sakitan, tentu beban yang harus ditanggung negara pun akan semakin besar."Kalau panjang umur tapi sehat nggak masalah. Namun kalau sakit-sakitan, itu jadi beban negara. Kebanyakan mengikuti pandangan Plato dari Yunani bahwa hidup cuma sekali, tentu mereka berusaha mempertahankan hidup," jelas Sofyan dalam pembukaan Taspen Executive Meeting dikantornya, Jalan Cempaka Putih, Jakarta, Senin (20/8/2007).Menurut Sofyan, pandangan itulah yang menjadi beban. Padahal ada pandangan lain yang menurut Sofyan lebih menguntungkan bagi negara."Dalam Islam panjang umur atau umur yang bermanfaat? Sebenarnya tak perlu panjang umur, kalau di kampung kalau panjang umur diinjak orang. Dalam Islam ada pandangan, sebaiknya mati daripada hidup menyebabkan beban terhadap orang lain. Dalam social policy sebaiknya mengarah kesana," urainya.Ia mengakui bahwa negara menanggung beban yang cukup besar untuk membayar pensiun. Untuk itu, Sofyan berpesan agar pengelolaan Taspen semakin membaik dari hari ke hari. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads