BNI Revisi Target Kredit

BNI Revisi Target Kredit

- detikFinance
Kamis, 23 Agu 2007 13:04 WIB
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memperbesar target pertumbuhan kredit tahun ini dari semula Rp 12 triliun menjadi Rp 15-17 triliun tahun ini. Soalnya pada semester I-2007 target pertumbuhan kredit Rp 12 triliun telah tercapai."Sampai akhir tahun yang dipipeline masih Rp 3-5 triliun jumlah itu yang ditargetkan kami ingin mengejar pendapatan bunga yang lebih besar lagi," ujar Dirut BNI Sigit Pramono dalam konperensi pers, di Gedung BNI, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (23/8/2007).Seperti diketahui meskipun laba bersih BNI tumbuh 21,53 persen menjadi Rp 1,925 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu namun pendapatan bunga bersih BNI turun menjadi Rp 3,32 triliun dari 3,712 triliun.Wakil Direktur BNI Gatot Suwondo mengatakan penurunan pendapatan bunga yang juga berdampak pada net interest margin (NIM) karena pertumbuhan dana pihak ketiga yang lebih besar daripada kredit yang disalurkan."Lending growth tidak secepat funding, kita juga sudah mencoba menahan dengan menurunkan bunga desposito dan tidak ada lagi special rate supaya banyak nasabah yang kabur tapi ternyata yang tertarik juga masih banyak," ujarnya.Dia mengharapkan pertumbuhan kredit baru akan tumbuh signifikan di bulan Juni sehingga dampaknya akan dirasakan di triwulan III dan triwulan IV-2007.Untuk menyalurkan likuiditas yang berlebih BNI juga mencari opsi yang lain untuk meningkatkan yield misalnya penerbitan commercial paper dan lainnya."Diharapkan NIM di akhir tahun bisa kembali di 5 persen dari saat ini di 4,5 persen," ujarnya. Pada semester I-2007, dana pihak ketiga BNI meningkat menjadi 141,639 triliun dari Rp 116,903 triliun. Deposito masih memegang porsi terbesar 44 persen, tabungan dan giro masing-masing 28 persen. Sementara total kredit tumbuh menjadi Rp 78,247 dari Rp 60,538 triliun. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads