Yuk, Berburu ORI Lagi
Sabtu, 25 Agu 2007 12:43 WIB
Jakarta - Instrumen Obligasi Ritel Indonesia (ORI) kembali hadir. Siap-siaplah berburu ORI lagi karena maksimum pembelian dinaikkan menjadi Rp 3 miliar, dari rencana semula hanya Rp 1 miliar. Sementara minimum pembelian dibatasi Rp 5 juta.Menkeu telah menetapkan kupon Obligasi Negara Ritel seri ORI003 sebesar 9,4%. Masa penawaran akan digelar pada 27 Agustus sampai 7 September 2007. Sementara tanggal penjatahan ditetapkan 10 September 2007. Tanggal jatuh tempo ORI ini adalah 12 September 2011.Menurut Kepala Biro Humas Depkeu Samsuar Said dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Sabtu (25/8/2007), penerbitan ORI ini merupakan salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN 2007."Penerbitan ORI juga dimaksudkan untuk mengembangkan pasar surat utang negara domestik melalui diversifikasi instrumen sumber pembiayaan dan perluasan basis investor," jelasnya.Melalui ORI003, masyarakat diberi kesempatan untuk membiayai pembangunan sekaligue kesempatan untuk mendapatkan untung dari kegiatan investasi pada instrumen obligasi negara. Untuk penerbitan ORI003 ini, distribusinya diperluas ke seluruh Indonesia. Bagi masyarakat yang akan membeli ORI dapat menghubungi 16 agen penjual yang telah ditunjuk.Mereka adalah PT. Bank Bukopin Tbk, PT. Bank Central Asia Tbk, PT. Bank Danamon Indonesia Tbk, PT. Bank Internasional Indonesia Tbk, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT. Bank Mega Tbk, PT. NISP Tbk, PT. Bank Panin Tbk, PT. Bank Permata Tbk, PT. BNI (Persero) Tbk, PT. BRI (Persero) Tbk, Citibank, N.A., PT. Danareksa Sekuritas, PT. Lippobank Tbk, PT. Trimegah Securities Tbk, dan PT. Valbury Asia Securities.
(qom/qom)











































