Siap Lepas Saham di Askrindo, BI Dukung PMN

Siap Lepas Saham di Askrindo, BI Dukung PMN

- detikFinance
Senin, 03 Sep 2007 11:38 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) siap melepas 55% sahamnya di Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) kepada pemerintah. BI juga mendukung suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN).Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dalam rapat kerja dengan komisi XI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2007).Rapat tersebut membahas suntikan PMN Rp 1,4 triliun untuk Askrindo dan Sarana Pengembangan Usaha (SPU), dan dihadiri oleh Menkeu Sri Mulyani dan manajemen dari dua BUMN tersebut."Kita sudah mencapai satu kesepakatan untuk divestasi Askrindo, yang akan membeli adalah pemerintah. Mudah-mudahan hal ini dapat dilakukan pada waktunya," ujar Burhanuddin.Burhanuddin yakin, PMN akan menambah modal Askrindo sehingga memperkuat kemampuan dalam memberikan penjaminan kredit. Sementara Menkeu Sri Mulyani mengatakan, secara keseluruhan pada tahun 2006 terdapat 108.711 pelaku UKM, dan sebagian besar di sektor perdagangan. Pada tahun 2011, UKM ini akan membutuhkan kredit Rp 675 triliun. Dari jumlah tersebut, kredit yang bankable sebesar Rp 661 triliun, dengan asumsi pertumbuhan sektor UKM 2% per tahun, plafon kredit yang diberikan sebesar Rp 25 juta per UKM, dan jumlah UKM yang membutuhkan kredit 50%.Meski demikian, lanjut Sri Mulyani, ada kendala-kendala dalam pemberian kredit UKM mengingat adanya track record yang terbatas dari UKM tersebut. Untuk mengatasi masalah itu, kita harus mengurangi kendala dengan meningkatkan kapasitas lembaga penjaminan kredit sehingga hal itu dapat diatasi. Direktur Askrindo Khairul Bachri mengatakan, jika Askrindo disuntik Rp 1 triliun, maka Askrindo bisa menjamin sekitar 1,2 juta UKM dengan tenaga kerja 3,6 juta. "Memang yang akan dijamin usaha-usaha feasible, tapi tidak bankable," jelasnya.Askrindo sejak berdirinya sudah menjamin kredit UKM sebesar Rp 107,6 triliun untuk 7,2 juta UKM. Askrindo hanya menjamin usaha-usaha produktif, bukan konsumtif. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads