Suntikan Modal Askrindo Diusulkan Tiru Garuda
Senin, 03 Sep 2007 13:11 WIB
Jakarta - Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada lembaga penjaminan Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan Perum Sarana Pengembangan Usaha (SPU) diusulkan melalui rekening perantara seperti halnya dilakukan untuk Merpati dan Garuda Indonesia.Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung MPR/DPR RI, Senin (3/9/2007). Rapat tersebut khusus membahas mengenai PMN untuk Askrindo dan SPU.Menurutnya, suntikan modal seperti Garuda itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi jika kedua lembaga tersebut tidak menjalankan fungsinya secara maksimal."Bila SPU dan Askrindo tidak menjalankan fungsinya secara maksimal, maka suntikan modalnya bisa dihentikan terlebih dahulu sampai mencapai indikator tertentu. DPR yang nanti menentukan rambu-rambunya," ujar Sri Mulyani.Ia menambahkan, pemerintah akan membuat komite kebijakan (policy board) baik di SPU maupun Askrindo untuk memastikan kebijakan yang diambil keduanya sesuai dengan target.Saat ini pemerintah sudah menyiapkan dana Rp 1,45 triliun untuk dua BUMN lembaga penjaminan kredit itu. Berdasarkan hasil pelaksanaan uji tuntas terhadap dua BUMN ini, sebaiknya suntikan modal Rp 1,45 triliun itu dilakukan secara bertahap karena manajemen di kedua BUMN itu masih perlu diperbaiki.
(ard/qom)











































