Pemerintah Dukung BI Pertahankan BI Rate 8,25%
Rabu, 05 Sep 2007 10:31 WIB
Jakarta - Pemerintah mendukung Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga BI Rate di level 8,25 persen."Saya kira dalam situasi seperti ini apa yang dilakukan BI cukup baik, tetap pada tingkatnya sementara sampai suasana tenang," ujar Menko Perekonomian Boediono, usai rapat kerja soal transportasi di Gedung Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (5/9/2007).BI akan memutuskan tingkat BI Rate dalam rapat dewan gubernur (RDG) 6 September besok.Dari sisi tekanan inflasi, pemerintah akan berupaya menjaga stabilitas harga, terutama kebutuhan pokok.Stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 1,7-1,8 juta ton. Menurut Boediono, stok ini cukup memenuhi kebutuhan nasional."O ya, suplainya cukup jadi kalau stok beras bulog cukup dan kalau perlu impor kita impor pokoknya harga tetap stabil pada harga yang baik bagi petani maupun konsumen barangnya ada, dimana pada tempatnya," ujar Boediono.Pemerintah akan mengupayakan harga beras stabil menjelang lebaran dan masa panen. Harga minyak goreng juga diupayakan stabil."Minyak goreng kita upayakan jangan melonjak lagi. Apalagi kita akan melakukan operasi pasar. PE kita harapkan bisa meredam sedikit (CPO) yang dibawa keluar sehingga yang di dalam negeri cukup dan itu yang kita harapkan dalam waktu beberapa minggu ke depan inibisa stabil," ujarnya.
(ddn/ir)











































