Asing Lirik Lagi SBI dan SUN
Kamis, 06 Sep 2007 14:40 WIB
Jakarta - Setelah melakukan aksi jual Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan surat utang negara (SUN) besar-besaran pada Agustus lalu, investor asing kini mulai melirik lagi instrumen investasi ini.Demikian diungkapkan oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Humas BI Budi Mulya dalam jumpa pers hasil rapat dewan gubernur (RDG) BI, di gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (6/9/2007). Kepemilikan asing di SBI pada bulan Juli 2007 sebesar Rp 29,9 triliun. Angka itu kembali melorot di minggu ketiga Agustus (21 Agustus) hingga tinggal Rp 12 triliun atau penurunannya mencapai Rp 18 triliun.Namun menurut Budi, asing mulai masuk lagi ke SBI pada akhir Agustus yang terlihat peningkatan kepemilikan asing menjadi Rp 17,4 triliun."Dan pada 4 September kemarin ini naik lagi menjadi Rp 18,4 triliun. Kami melihat yield rupiah dalam pemahaman investor asing tetap menarik disamping mereka meyakini stabilitas makro," ujar Budi.Secara proporsional saat ini porsi asing di SBI sebesar 7 persen naik dari posisi terendah di minggu ketiga Agustus yang sebesar 4,5 persen.Sementara kepemilikan asing dalam SUN untuk periode yang sama di bulan Juli Rp 78,4 triliun. Pada minggu ketiga Agustus juga mengalami penurunan hingga Rp 8 triliun menjadi Rp 70,3 triliun.Dana asing di SUN mengalami pemulihan di akhir Agustus menjadi Rp 72 triliun dan per 4 September 2007 menjadi Rp 73,4 triliun.Sedangkan dalam bentuk saham, kepemilikan asing terus menunjukkan net beli yang secara keseluruhan di bulan Agustus mencapai Rp 5,2 triliun.
(ir/qom)











































