Pemerintah Senang BI Tahan BI Rate 8,25%
Kamis, 06 Sep 2007 18:34 WIB
Jakarta - Pemerintah mendukung keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga BI Rate di level 8,25 persen.Langkah ini dinilai tepat di saat masih belum stabilnya gejolak di pasar keuangan global. Hal tersebut dikatakan oleh Menko Perekonomian Boediono saat ditemui di Kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta (6/8/2007). "Saya kira itu (keputusan BI) cukup arif dengan suasana yang di luar lebih baik kita pegang (BI Rate)," ujarnya. BI menahan level BI Rate setelah melakukan evaluasi terhadap ekspektasi target inflasi di 2007 yang sebesar 6 plus 1 persen dan di 2007 sebesar 5 plus 1 persen di 2008. BI juga melihat bahwa dampak dari gejolak subprime mortgage dan potensi perlambatan ekonomi di Amerika Serikat terhadap perekonomian domestik. Terkait kerjasama dengan Rusia, Boediono mengatakan potensi kerjasama memang cukup besar. Akan tetapi dia mengakui ada hambatan-hambatan institusional yang dihadapi dengan pihak Rusia. "Misalnya masalah perbankan mereka dengan perbankan kita, belum ada hubungan yang mantap dengan kita, dibanding dengan negara-negara lain, tapi potensinya besar," tuturnya.
(dnl/ir)










































