Bukopin Bukukan Laba Rp 201 Miliar

Bukopin Bukukan Laba Rp 201 Miliar

- detikFinance
Sabtu, 08 Sep 2007 09:52 WIB
Jakarta - PT Bank Bukopin Tbk membukukan laba bersih setelah pajak pada semester I-2007 sebesar Rp 201 miliar. Keuntungan ini lebih besar dari periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp 153 miliar.Dirut Bukopin Glen Glenardi mengatakan, bank yang dipimpinnya juga mencatatsejumlah peningkatan pendapatan bunga bersih menjadi Rp 623miliar dari tahun lalu sebesar Rp 599 miliar.Sementara pendapatan operasioanal dari Rp 59 miliar melonjak menjadi Rp 122 miliar."Kenaikan bunga bersih yang diperoleh Bank Bukopin didorong oleh peningkatanpemberian kredit kepada pihak ketiga yang sebagian besar dikontribusikandari sektor UMKM, sehingga portofolio kredit meningkat sekitar 26,6 persenmenjadi Rp 18,71 triliun pada semester pertama tahun 2007 dari Rp 14,78periode sama tahun lalu," ujar Glen di Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta,Jumat (7/9/2007).Sementara itu, lanjut Glen, rasio kecukupan modal (CAR) Bank Bukopin mencapai 15,3 persen, lebih tinggi dari tahun lalu yaitu 12,7 persen. Sedangkan rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga atau loan to deposit ratio (LDR) tetap dijaga pada level di atas 60 persen."Kami senantiasa menjaga kestabilan operasional dengan konsentrasi padabisnis yang sudah kami tekuni. Selain itu kegiatan operasioanal tidak pernahdilepaskan dari asas kehati-hatian," imbuh Glen.Untuk membuktikannya, Glen memperlihatkan, rasio kredit bermasalah diBukopin hanya 3,97 persen. Rasio itu jauh di bawah batas maksimal Bank Indonesiasebesar 5 persen.Dari sisi total aset, bank yang sebagian besar sahamnya dimiliki karyawanPerum Bulog itu, kata Glen, Bukopin terus melanjutkan pertumbuhan sebesar46,69 persen menjadi 34,95 triliun. Tahun lalu pertumbuhan Bukopin 23,95 triliun."Peningkatan aset ini terutama disebabkan adanya peningkatan dana pihakketiga sebesar Rp. 29,60 triliun atau meningkat 53 persen. ini mencerminkanpeningkatan kepercayaan masyarakat atau pemerintah kepada Bank Bukopin,"pungkas Glen. (irw/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads