Modal Asing Kembali ke SUN

Modal Asing Kembali ke SUN

- detikFinance
Selasa, 11 Sep 2007 14:34 WIB
Jakarta - Investor asing kembali memburu Surat Utang Negara (SUN) setelah sempat kabur gara-gara krisis subprime mortgage yang terjadi di Amerika Serikat.Hal tersebut disampaikan Direktur Surat Berharga Negara Bhimantara Widyajala ketika ditemui di Gedung Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (11/9/2007). "Asing sudah masuk lagi, kalau kita lihat ya, seminggu sebelum akhir Agustus itu kan posisinya sekitar Rp 71,7 triliun, akhir Agustus dia naik ke Rp 72 triliun, nah dan kemarin data September dia sudah menyentuh Rp 73 triliun jadi artinya trennya itu membaik," tuturnya. Bhimantara mengatakan bahwa meskipun investor asing saat ini menarik sebagian dananya di negara maju, namun mereka tetap tertarik dengan instrumen investasi di negara berkembang seperti Indonesia karena yield (imbal hasil) yang ditawarkan lebih tinggi. "Sekarang kan seperti US treasury dulu kan mereka ramai-ramai masuk ke situ karena istilahnya itu flat to quality artinya mereka cari instrumen yang paling aman, jadi ketika gonjang-ganjing mereka masuk ke sana itu wajarlah, tapi ketika semua masuk ke sana itu kan yield-nya jadi turun harganya semakin mahal kan jadi kalau dibandingkan di sana mereka hanya dapat 5 persen di Indonesia bisa dapat sekitar 9 persen akhirnya mereka berpikir juga kan," paparnya. Fenomena ini lanjut Bhima menjelaskan kenapa sejak akhir bulan Mei hingga Agustus lalu kepemilikan asing di SUN menurun. "Turunnya gradual dari Rp 83 triliun terus turun ke Rp 81 triliun, artinya mereka tidak serta merta pull out semua itu, jadi tidak sudden reversal tapi bertahap, karena mereka berpikir juga kan," imbuhnya. Jadi secara historis Bhima mengatakan bahwa sebelum krisis subprime mortgage melanda AS pada akhir Mei 2007, kepemilikan asing di SUN sebesar Rp 83 triliun. "Kemudian Juni itu turun sekitar Rp 81 triliun hingga Agustus sampai ke level Rp 71 triliun, tapi kemudian naik lagi," tambahnya. (dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads