Penduduk Indonesia Yang Melek Asuransi Jiwa Cuma 3,24%

Penduduk Indonesia Yang Melek Asuransi Jiwa Cuma 3,24%

- detikFinance
Rabu, 12 Sep 2007 16:38 WIB
Jakarta - Meskipun meningkat dibanding tahun lalu, namun penduduk Indonesia yang memiliki polis asuransi baru 37,6 juta orang atau 3,24 persen dari total jumlah penduduk.Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Eddy Berutu jumlah nasabah asuransi baik individual maupun kelompok pada semester I-2007 naik 31 persen menjadi 37,6 juta orang dibanding tahun lalu sebanyak 28,7 juta."Bila penduduk juta mencapai 200 juta orang maka hingga semester I-2007 baru 3,24 persen penduduk Indonesia yang memiliki polis asuransi jiwa," ujar dalam jumpa pers di Hotel Le Meridien, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (12/9/2007).Dia menambahkan total pendapatan premi asuransi jiwa sampai semester I-2007 tumbuh sebesar 66 persen menjadi Rp 18,271 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 11,012 triliun. Pendapatan tersebut merupakan pendapatan dari 43 perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, yang terdiri dari 1 perusahaan asuransi jiwa BUMN, 27 asuransi jiwa swasta nasional dan 15 asuransi jiwa patungan."Dari total pendapatan premi itu sebesar Rp 11,871 triliun adalah pendapatan premi baru, pendapatan premi baru periode ini meningkat 85 persen dibanding tahun 2006 Rp 6,418 triliun," ujarnya.Pertumbuhan premi yang signifikan ini tidak terlepas dari membaiknya kondisi perekonomian dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap produk-produk asuransi. Diperkirakan total pendapatan premi baru tahun ini akan meningkat 25-30 persen. Sementara pertumbuhan total aset asuransi jiwa juga meningkat 45 persen menjadi Rp 82,061 triliun. Yang kemudian diinvetasikan ke surat berharga berupa efek 46,75 persen yang terdiri dari reksa dana 24,04 persen, deposito 13,28 persen, SBI 5,94 persen dan penyertaan langsung 5,32 persen. (ddn/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads