ORI Lebih Menarik Investor Ritel Ketimbang Saham

ORI Lebih Menarik Investor Ritel Ketimbang Saham

- detikFinance
Kamis, 13 Sep 2007 16:51 WIB
Jakarta - Investor ritel lebih melirik Obligasi Ritel Indonesia (ORI) ketimbang saham. Hal ini terlihat dari perkembangan investor yang membeli ORI lebih cepat ketimbang pasar saham.Hal tersebut disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu, Rahmat Waluyanto dalam jumpa pers perdagangan perdana ORI003 di Plaza Bapindo, Jakarta, Kamis (13/9/2007).Rahmat menuturkan dalam 3 kali penerbitan ORI selama 1 tahun terakhir, investor ritel yang membeli ORI mencapai 53.400 investor. Jumlah ini jauh lebih cepat ketimbang investor ritel yang bisa digaet melalui pasar saham.Selama kurun waktu 30 tahun Bursa Efek Jakarta (BEJ), hanya mampu menarik sekitar 300.000 investor ritel."Jadi untuk ORI untuk mencapai 300.000 investor ritel, tidak perlu 30 tahun, 5 tahun saja sudah terlalu lama," ujar Rahmat.Pengembangan pasar ritel akan terus menjadi prioritas utama pemerintah. Untuk itulah penerbitan ORI akan terus dilakukan secara berkala."Kalau sukuk juga sudah terbit, kita juga akan menerbitkan SRI atau Sukuk Ritel Indonesia," ujar Rahmat.Dana hasil penerbitan obligasi ritel akan digunakan untuk membiayai defisit dan pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads