Perbesar Aset, Bank Syariah Harus Terjun ke Korporasi

Perbesar Aset, Bank Syariah Harus Terjun ke Korporasi

- detikFinance
Selasa, 18 Sep 2007 21:27 WIB
Jakarta - Untuk mempercepat peningkatan pangsa pasar perbankan syariah nasional di akhir 2007, Bank Indonesia (BI) menyarankan agar bank-bank itu ikut membiayai proyek-proyek korporasi.Saat ini pangsa pasar bank syariah baru mencapai 1,8 persen dari total bank nasional."Di luar negeri bank-bank syariah itu juga ikut membiayai proyek-proyek infrastruktur, jadi pangsa pasarnya lebih cepat meningkat," kata Deputi Gubernur BI Siti Fadjrijah, di acara best syariah 2007 versi majalah investor di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (18/9/2007).Selama ini perbankan syariah cenderung bergerak di sektor ritel dan UKM. Selain pembiayaan untuk menaikkan pangsa pasar, perbankan syariah juga harus lebih banyak menarik dana pihak ketiga dengan mengeluarkan produk-produk baru.BI juga mendorong agar bank-bank konvensional yang memiliki unit-unit syariah untuk mengembangkan kedua bisnisnya secara profesional, agar syariah juga ikut terdongkrak. Sementara Adiwarman Karim, dari Karim Business Consulting mengatakan, meskipun persentase pasar syariah Indonesia masih rendah namun dari segi jumlah besaran aset perbankan syariah Indonesia telah melebihi Malaysia."Di Malaysia nilai aset hanya Rp 35 triliun, di Indonesia walaupun sharenya belum 5 persen tapi jumlahnya sudah di atas Rp 35 triliun," kata Adiwarman. Dikatakannya juga ada beberapa bank yang sudah menyatakan minat untuk melakukan spin off unit syariahnya baik untuk tahun ini maupun tahun depan."Yang sudah berencana adalah BRI ada juga bank-bank lain, Bukopin juga berencana menjadikan Bank Persyarikatan menjadi Bukopin Syariah. Beberapa bank ada tapi belum bisa saya buka," katanya.Khusus untuk Bukopin menurut Fadjrijah pihak Bukopin belum mengajukan ke BI namun sudah ada wacana ke arah itu. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads