Keputusan Merger BII dan Danamon Tunggu Akhir Tahun
Rabu, 19 Sep 2007 16:10 WIB
Jakarta - Keputusan merger Bank Internasional Indonesia (BII) dan PT Bank Danamon Indonesia (BDMN) baru bisa dipastikan pada akhir tahun ini. Demikian dikatakan Senior excecutive vice president consumer Banking BII Sanjay Kapoor saat peluncuran program bingkisan tabungan gold di Hotel Nikko, Jakarta, Rabu (19/9/2007)."Semua keputusan belum bisa dikatakan saat ini. Beberapa bulan kedepan akan ada final decision karena BII harus memberikan rekomendasi ke BI bagaimana rencana kami untuk memenuhi SPP, jadi akhir tahun ini harus diajukan ke BI," ujar Sanjay.Sanjay menjelaskan saat ini pihaknya memiliki dua pilihan yaitu apakah merger atau menjual. Sebelumnya ada tiga pilihan yang ditawarkan BI yaitu merger, menjual dan holding."Mungkin membuat perusahaan holding di Indonesia tidak terlalu diperhatikan karena tax law tidak jelas di bisnis ini. Tapi dua pilihan yang lain sangat diperhatikan oleh shareholder kami," jelas Sanjay.Seperti diketahui, Bank Danamon dan BII sama-sama dimiliki oleh Temasek. BI akan menerapkan kebijakan kepemilikan tunggal atau Single Presence Policy (SPP) pada akhir tahun ini.
(lih/qom)











































