Merger Bank Multicor dan Bank Windu Kencana Dibahas RUPSLB
Jumat, 21 Sep 2007 11:26 WIB
Jakarta - PT Bank Multicor Tbk yang baru Juni 2007 mencatatkan saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) akan meminta persetujuan pemegang saham untuk pelaksanaan merger dengan PT Bank Windu Kencana.Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Oktober 2007 di Jakarta.Selain persetujuan rencana merger dan konsep akta merger juga akan dibahas perubahan nama perseroan pasca merger.Demikian penjelasan Dirut Bank Multicor, Muchlis Haroen dalam laporannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jumat (21/9/2007).Merger Bank Multicor merupakan upaya untuk memenuhi persyaratan Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Selain untuk memperluas ekspansi usaha dengan bergabung pada Bank Windu Kencana yang bermain pada pasar menengah dan ritel. Saham Bank Multicor saat ini dimiliki oleh Suganda Setiadi Kurnia 33,06 persen, Syamsuar Halim 27,15 persen, Johnny Wiraatmadja 16,53 persen, PT BCA Finance 5,91 persen dan publik 17,35 persen.Saham Bank Multicor dengan kode perdagangan MCOR pada penutupan sesi I Jumat (21/9/2007) naik Rp 7 di posisi Rp 172 per saham.
(ir/qom)











































