4 Bank BUMN Ajukan Haircut Utang di Bawah Rp 5 M

4 Bank BUMN Ajukan Haircut Utang di Bawah Rp 5 M

- detikFinance
Senin, 24 Sep 2007 15:07 WIB
Jakarta - Sebanyak empat bank BUMN sepakat untuk memberikan potongan utang dari debitor UMKM dengan nilai di bawah Rp 5 miliar. Usulan itu masih menanti lampu hijau dari Menneg BUMN dan Presiden.Dirut BNI Sigit Pramono menjelaskan, penanganan utang dibawah Rp 5 miliar itu akan menggunakan PP nomor 33 Tahun 2006 tentang tata cara penghapusan piutang negara/daerah. Menurut Sigit, saat ini ada sekitar 1.050.000 juta nasabah UMKM yang memiliki utang di bawah Rp 5 miliar di 4 bank BUMN. "Bayangkan satu juta nasabah ini bisa melakukan penyelesaian. Dari nasabah yang agunannya ada di bank, mereka bisa gunakan kembali kalau mereka bisa lunasi dengan diberikan diskon pokok sehingga mereka bisa bergerak kembali," jelas Sigit di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/9/2007). Jika 1 juta lebih UMKM ini bisa berjalan lagi, kata Sigit, maka akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pergerakan perekonomian.Dan jika pemotongan utang itu bisa diberikan, kata Sigit, maka UMKM yang bersangkutan bisa meminjam kembali ke bank lain untuk pengembangan usahanya. "Misalkan dia punya utang Rp 500 juta, dan misalkan diberikan pengurangan 25%, dia cuma membayar 400 juta. Dengan membayar 400 juta, dia bisa menarik agunannya. Agunannya bisa untuk menarik di bank lain lagi atau di bank yang sama sehingga usahanya bisa berkembang," jelasnyaMenurut Sigit, konsep tersebut sudah disepakati oleh 4 bank BUMN. "Sudah sepakat bahwa kita akan menempuh proses ini. Artinya kita minta agar ini bergulir dengan nilai Rp 5 miliar," tambahnya. Mengenai realisasinya, Sigit memilih menyerahkannya kepada pengambil keputusan dalam hal ini Menneg BUMN dan presiden."Kami tidak bisa memperkirakan. Kalau harapan kami tentu tahun ini bisa direalisasikan. Ini kedua harapan kami. Tapi, kami serahkan sepenuhnya kepada para pengambil keputusan," kata Sigit. Dari total utang UMKM di bawah Rp 5 miliar pada 4 BUMN, rinciannya adalah Bank Mandiri nilainya 6,5 triliun dari 88 ribu debitor, BNI Rp 2,21 triliun dari 24 ribu debitor, BRI Rp 7,09 triliun dari 796 ribu debitor, BTN Rp 1,29 triliun dari 138 ribu debitor. Sehingga total mencapai 17,9 triliun. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads