Thomas Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI, Misbakhun: Beri Tone Positif

Thomas Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI, Misbakhun: Beri Tone Positif

Retno Ayuningrum - detikFinance
Senin, 09 Feb 2026 16:50 WIB
Thomas Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI, Misbakhun: Beri Tone Positif
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun/Foto: Dok. Pribadi
Jakarta -

Thomas Djiwandono telah dilantik menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Mahkamah Agung (MA). Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun meyakini Thomas mampu memberikan sentimen atau tone positif bagi pasar.

Menurutnya, kebijakan-kebijakan yang diambil Thomas nantinya dapat menjembatani hingga memberikan sentimen positif.

"Kebijakan-kebijakan yang bisa menjembatani bagaimana situasi pasar saat ini bisa diperbaiki sehingga memberikan tone yang positif untuk Indonesia," ujarnya kepada awak media, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Misbakhun mengatakan Tommy memiliki rekam jejak yang kuat dalam urusan diplomasi ekonomi internasional selama menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Ia menyebut saat menjabat sebagai Wamenkeu, Thomas mengemban tugas membangun hubungan dengan lembaga-lembaga internasional. Menurutnya, saat ini Indonesia sangat memerlukan figur yang mampu memberikan informasi kepada para investor agar kepercayaan investor pasar domestik tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

"Kemudian fund manager di asing untuk memberikan dukungan kepada situasi Indonesia yang saat ini memang perlu memberikan banyak informasi kepada para lembaga terutama para pemegang investasi di Indonesia," jelas Misbakhun.

Sebelumnya, MA melantik Thomas A.M. Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Pelantikannya ini dihadiri sejumlah pejabat, mulai dari Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Wamenkeu Suahasil Nazara, Wamenkeu Juda Agung, Gubernur BI Perry Warjiyo, hingga jajaran menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih.

Thomas mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua MA, Sunarto, siang ini di MA, Jakarta, (9/2/2026).

"Saya berjanji, bahwa saya untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, langsung atau tidak langsung, dengan nama dan dalih apapun tidak memberikan atau menjanjikan untuk memberikan sesuatu kepada siapapun juga," kata Thomas.

(rea/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads