Porsi Asing di SBI Naik 2X Lipat
Kamis, 27 Sep 2007 12:43 WIB
Jakarta -
Porsi kepemilikan investor asing terhadap Surat Utang Negara (SUN) dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) pada triwulan II-2007 mengalami peningkatan.Posisi SUN dan SBI yang dimiliki investor asing pada akhir triwulan II-2007 masing-masing mencapai Rp 81,8 triliun dan Rp 38 triliun. Hal tersebut disampaikan Direktur Direktorat Statistik Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Triyono Widodo dalam jumpa pers mengenai Laporan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) triwulan II-2007, di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta (27/9/2007)."Jumlah ini meningkat dari posisi akhir triwulan I-2007 yang masing-masing sebesar Rp 63,6 triliun (SUN) dan Rp 19,4 triliun (SBI)," tuturnya.Triyono menambahkan pada triwulan II-2007, sektor publik mencatat peningkatan transaksi finansial yang sangat signifikan, dari defisit US$ 2 miliar menjadi surplus US$ 2,3 miliar. "Hal ini disebabkan oleh tingginya surplus investasi portofolio berupa pembelian SUN dan SBI oleh asing yang sangat signifikan," paparnya.Dalam Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) hingga akhir triwulan II-2007, aliran masuk investasi jangka panjang mengalami peningkatan signifikan yaitu sebesar 42,8 persen. Triyono menuturkan bahwa peningkatan terutama terjadi pada inflows sektor nonmigas yang naik tajam sekitar 84,3 persen, sedang migas meningkat 9,3 persen, kenaikan PMA ini didorong oleh meningkatnya keuntungan perusahaan PMA yang ditanamkan kembali (reinvest earning)."Dengan perkembangan NPI tersebut, cadangan devisa kita pada akhir triwulan II-2007 mencapai US$ 50,9 miliar atau lebih tinggi sekitar US$ 3,7 miliar (7,8 persen) dibanding posisi akhir triwulan I-2007 yang sebesar US$ 47,2 miliar," jelasnya.
(dnl/ddn)










































