LDR Bank Tertinggi Pascakrisis

LDR Bank Tertinggi Pascakrisis

- detikFinance
Senin, 08 Okt 2007 14:43 WIB
Jakarta - Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan selama Agustus mencatat angka 67,3%, atau merupakan yang tertinggi setelah krisis. Tingginya pertumbuhan LDR merupakan imbas dari rendahnya pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).Demikian disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S. Goeltom dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Senin (8/10/2007)."Dari sisi perbankan, ketahanan sistem perbankan yang tetap kokoh di tengah guncangan menambah keyakinan pelaku pasar terhadap kualitas pengendalian ekonomi makro di Indonesia. Kinerja perbankan dan sistem keuangan terus membaik dengan pelaksanaan fungsi intermediasi yang meningkat," jelas Miranda. Ia menjelaskan, kredit pada semua kelompok bank meningkat, dan secara total pada Agustus 2007 kredit perbankan tumbuh Rp 21,2 triliun. Dengan demikian, secara tahunan, kredit telah tumbuh sebesar 21,79% secara year on year. BI memperkirakan target pertumbuhan kredit hingga akhir 2007 sebesar 22% dapat tercapai, dengan pertumbuhan kredit rata-rata Rp 17,6 triliun per bulan. "Sejalan dengan peningkatan kredit tersebut dan lebih rendahnya pertumbuhan DPK yang pada Agustus hanya tumbuh 13,4 triliun, maka rasio LDR perbankan naik menjadi 67,3 persen, atau angka tertinggi setelah krisis," jelas Miranda.Sementara Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad mengatakan, LDR perbankan masih bagus walaupun DPK ada penurunan. "Tapi kami masih melihat masyarakat belum mengalihkan pilihan investasinya dari perbankan. Jadi perbankan masih merupakan pilihan bagi mereka. Secara yoy, pertumbuhan DPK perbankan masih tinggi meskipun masyarakat sebenarnya mempunyai pilihan imvestasi yang lain," jelas Muliaman.Meski penyaluran kredit cukup tinggi, namun menurut Muliaman penyerapannya masih cukup rendah. Sayangnya, Muliaman mengaku lupa angka penyerapan anggarannya. (qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads