Fit & Proper Bos OJK, Agus Sugiarto Mau Libatkan 100 Bank Salurkan KPR

Fit & Proper Bos OJK, Agus Sugiarto Mau Libatkan 100 Bank Salurkan KPR

Andi Hidayat - detikFinance
Rabu, 11 Mar 2026 12:55 WIB
Ilustrasi KPR
Ilustrasi/Foto: Shutterstock
Jakarta -

Komisaris Independen PT Danantara Asset Management, Agus Sugiarto turut maju dalam seleksi Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menjadi kandidat kedua yang mengikuti uji kelayakan calon ADK di Komisi XI DPR RI hari ini, Rabu (11/3/2026).

Dalam uji kelayakan tersebut, ia menyebut OJK memiliki peran untuk mendukung membangun perekonomian nasional sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, salah satunya program satu juta rumah. Jika terpilih sebagai pimpinan, ia mengaku akan membawa OJK masuk ke dalam salah satu program prioritas Prabowo.

"Kami melihat pemerintahan yang baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo sudah membuat Asta Cita, di mana dalam Asta Cita itu ada berbagai macam program, seperti ketahanan pangan, ketahanan rumah, hilirisasi dan segala macam. Tentunya OJK itu bukan anak autis yang bermain sendirian, kalau saya sebagai pimpinan, saya akan masuk ke situ," ungkap Agus dalam uji kelayakan bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, OJK dapat masuk dalam Program Sejuta Rumah melalui keterlibatan perbankan dengan mewajibkan 5% portofolio kredit industri untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Agus menyebutnya dengan KPR Nusantara dengan dengan suku bunga rendah untuk menyentuh masyarakat bawah.

ADVERTISEMENT

"Ide saya pribadi, saya akan minta teman-teman di perbankan, semua bank wajib memiliki portofolio KPR, di mana 5% dari pada portofolio KPR-nya dibentuk khusus menjadi semacam KPR Nasional, katakanlah KPR Nusantara, apapun namanya. Di mana dalam KPR Nusantara ini kita sudah membuat skim tersendiri, berapa suku bunga rendah, semua banknya sama. Hanya mengambil 5% dari seluruh portofolio mereka jadi tidak memberatkan," ungkapnya.

Melalui konsep ini, Agus akan melibatkan 100 perbankan di Indonesia untuk terlibat dalam KPR Nusantara. Bahkan ia tak menutup kemungkinan untuk melibatkan peran Bank Perekonomian Rakyat (BPR).

"Di sini kita ingin melihat bahwa ternyata OJK terlibat melalui perbankan. 100 bank kita libatkan, kalau perlu sampai BPR, sehingga masyarakat luas bisa menerima, bisa memiliki rumah dengan dukungan KPR Nasional ini tadi," ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan OJK dalam Program Sejuta Rumah dapat mempercepat backlog perumahan sebagaimana yang diungkap Menteri Perumahan dan Permukiman, Maruarar Sirait. Agus menegaskan, OJK perlu mendukung program pemerintah dengan berbagai cara.

"Ini yang memang sebagai contoh, bahwa kita memang perlu mendukung program pemerintah dengan berbagai macam cara karena OJK memiliki, punya berbagai macam perangkat dan punya kemampuan untuk itu," imbuhnya.

(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads