Alasan DPR Pilih Friderica Widyasari Jadi Ketua OJK

Alasan DPR Pilih Friderica Widyasari Jadi Ketua OJK

Andi Hidayat - detikFinance
Rabu, 11 Mar 2026 20:33 WIB
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi
Komisi XI DPR menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan hasil fit and proper test hari ini, Rabu (11/3/2026).Foto: OJK
Jakarta -

Komisi XI DPR menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan hasil fit and proper test hari ini, Rabu (11/3/2026). Uji kelayakan dan kepatutan ini diikuti 10 kandidat

Ketua Komisi XI DPR Misbakhun mengatakan alasan menyetujui perempuan yang biasa disapa Kiki ini menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK adalah respons aktif saat menjabat sebagai Penjabat sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK.

"Kita menetapkan kembali Ibu Kiki (Friderica) karena dalam periode yang pendek beliau bisa memberikan respon yang positif terhadap beberapa persoalan fundamental di OJK," ungkap Misbakhun kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Kiki, Misbakhun menambahkan, penetapan Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, diputuskan berdasarkan responsnya terhadap isu Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti tentang transparansi pasar modal Indonesia.

Sementara Adi Budiarso, dipilih sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, karena dianggap memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan.

ADVERTISEMENT

"Adi Budiharso, dia adalah seorang yang sudah sangat lama berkarir di sektor keuangan. Dia menentukan banyak policy di aturan-aturan dan regulasi mulai di Undang-Undang P2SK dia terlibat. Dan kalau kita tempatkan dia di bursa, mengelola soal bursa kripto dan sebagainya dia sangat mengerti dan memahami apa yang berkaitan dengan aset digital," jelasnya.

Misbakhun berharap, pejabat OJK yang baru ditetapkan ini dapat memimpin dengan baik dan membawa perubahan fundamental. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap OJK bisa pulih kembali.

"Harapannya mereka bisa memimpin OJK dengan baik, kemudian membawa kepada perubahan-perubahan yang sangat fundamental, mengembalikan kembali kepercayaan masyarakat terhadap OJK, terhadap pasar modal, dan terhadap industri jasa keuangan," pungkasnya.

(ahi/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads