Bank Mandiri Potong Utang UKM Rp 6 Triliun
Rabu, 10 Okt 2007 17:08 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk akan melaksanakan restrukturisasi utang sektor usaha kecil dan menengah (UKM) melalui hair cut atau pemotongan utang senilai Rp 6 triliun.Hal tersebut disampaikan Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo usai pemberian sembako di Stasiun Senen, Jakarta, Rabu (10/10/2007).Restrukturisasi utang itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memotong utang sektor UKM senilai total Rp 17,9 triliun bagi 1,4 juta unit UKM pada 4 bank BUMN yang belum terselesaikan sejak tahun 1980. "Untuk bank, pasti pendapatan dari restrukturisasi ini semua akan membara income tambahan bagi bank, semua jadi biaya masa lalu kalau pengembalian otomatis bawa tambahan pendapatan bagi bank," ujarnya.Mengenai realisasi pemotongan utang, tentunya harus ada diskusi antara bank pemerintah dan komite pengawas bank BUMN. "Karena kita sudah dapat kesepakatan untuk diimplementasi, harus diyakini bahwa pelaksanaannya betul. Dan harus menjunjung kesetaraan dan hati-hati, ini dilakukan habis lebaran sebelum akhir 2007," ujarnyaUtang UKM yang akan direstrukturisasi rata-rata sudah dihapus buku tapi belum dihapus tagih. "Jadi nanti akan ada kebijakan yang bersifat semuanya untuk bank pemerintah misalnya dapat diskon 25 persen, 50 persen," ujarnya. Direktur Mikro dan Retail Banking Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pertumbuhan kredit UKM di Bank Mandiri mencapai 20 persen, pemicunya adalah situasi ekonomi yang membaik dalam 3 bulan terakhir. "Paling besar di sektor perdagangan, sekarang sudah Rp 12 triliun, tahun lalu 9,6 persen," ujarnya.
(ddn/ir)











































