Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal di momen libur Lebaran. Hal itu bertujuan agar nasabah bisa tetap merasakan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan saat bertransaksi di momen tersebut.
"Libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi 2026 serta Idul Fitri 1447 H menjadi momen yang dinantikan masyarakat untuk mudik dan berkumpul bersama keluarga. Di tengah berbagai aktivitas tersebut, transaksi perbankan mengalami peningkatan di masyarakat, mulai dari belanja kebutuhan pokok konsumtif, maupun kebutuhan transaksi selama perjalanan seperti top up e-wallet, transaksi QRIS, dan lain-lain," kata Direktur Digital dan Operasional Bank Raya Lukman Hakim dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).
Dia mengatakan kemudahan akses pelayanan menjadi prioritas utama bagi Bank Raya untuk memudahkan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai Bank Digital, Bank Raya terus berupaya meningkatkan pelayanan guna menghadirkan transaksi yang praktis dan nyaman selama masa liburan. Nasabah dapat melakukan berbagai transaksi melalui Aplikasi Raya dengan kelengkapan fitur biller untuk memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari," ujarnya.
Dia menjelaskan selama libur dan cuti bersama, Bank Raya hadir dengan memberikan pelayanan optimal melalui layanan Sapa Raya. Sapa Raya dapat diakses melalui 1500494 atau Whatsapp 0812-1000-0494, layanan informasi produk, kendala transaksi dan pengaduan nasabah tersebut dapat dilakukan setiap hari, selama 24 jam.
Di samping itu, Community Branch Bank Raya di beberapa kota seperti Semarang, Jogjakarta dan Surabaya tetap melayani untuk layanan terbatas pada periode 24 Maret 2026. Nasabah juga dapat mengakses website Bank Raya bankraya.co.id maupun social media resmi Bank Raya di Instagram, TikTok, YouTube, dan X untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan Bank Raya.
"Kesiapan layanan ini merupakan bagian dari upaya Bank Raya dalam menjaga kualitas layanan kepada nasabah, khususnya pada periode libur panjang di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat. Kami menghimbau agar masyarakat melakukan transaksi secara digital untuk kemudahan dan keamanan transaksi," tuturnya.
Bank Raya juga memahami kebutuhan masyarakat dalam ketersediaan uang tunai seperti untuk kebutuhan berbelanja di pasar tradisional, transportasi lokal, maupun saat berkunjung ke destinasi wisata tertentu.
Dia menjelaskan untuk menjawab kebutuhan tersebut, nasabah tetap dapat melakukan penarikan uang tunai tanpa kartu melalui aplikasi Raya di jaringan ATM BRI dan ATM Bersama, Agen BRILink, maupun layanan tarik tunai di Indomaret yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Bank Raya memastikan kesiapan jaringan IT secara optimal dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga. Kami juga menghimbau kepada seluruh nasabah Bank Raya agar tetap berhati-hati dalam setiap transaksi perbankan yang dilakukan dan waspada ketika mendapatkan informasi dari pihak yang tidak dikenal untuk menghindari modus penipuan dan hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.
Dilansir dari laman resmi OJK dan BI, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari penipuan transaksi dengan memperhatikan tips sebagai berikut.
- Waspada terhadap pesan SMS/Whatsapp yang mencurigakan, dan selalu pastikan terhadap informasi yang diterima
- Apabila menerima SMS/Whatsapp yang diduga penipuan, segera laporkan pada pihak berwenang atau melalui kanal resmi pengaduan bank terkait.
- Tidak asal meng-klik tautan yang disertakan dalam SMS/Whatsapp
- Tidak memberitahukan kode akses/ nomor pribadi Personal Identification Number (PIN) kepada orang lain
- Tidak mencatat dan menyimpan kode akses/ nomor pribadi SMS banking di tempat yang mudah diketahui orang lain
- Tidak memberikan data pribadi perbankan kepada siapapun. Seperti nomor kartu, kode OTP, kode CVV/CVC, serta PIN atau password.
- Melakukan verifikasi setiap kali akan melakukan transaksi perbankan, 'Kalau ragu, STOP dulu'.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan digital yang mudah diakses dan andal, sehingga masyarakat dapat tetap bertransaksi dengan aman dan nyaman selama periode libur dan cuti bersama Nyepi dan Idul Fitri," pungkas Lukman.
(akn/ega)










































