Jurus OJK Genjot Pertumbuhan Kredit 12%

Jurus OJK Genjot Pertumbuhan Kredit 12%

Andi Hidayat - detikFinance
Selasa, 07 Apr 2026 17:34 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan RI (OJK) Friderica Widyasari Dewi
Foto: Andi Hidayat
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang optimistis target pertumbuhan kredit jasa keuangan RI di tengah tekanan ketidakpastian global. Diketahui, OJK menetapkan target pertumbuhan kredit sebesar 12% sepanjang tahun 2026.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan pihaknya telah menetapkan peta jalan untuk mencapai target tersebut. Salah satunya melalui dukungan pembiayaan untuk UMKM melalui kredit scoring dan registri nasional.

"Kita mendorong kredit scoring dan registri nasional. Ini untuk bagaimana kita mendorong pertumbuhan kredit di Indonesia," ungkap Friderica dalam acara Outlook Indonesia Peran Penggerak Ekonomi Nasional di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejalan dengan hal tersebut, OJK juga mendorong pembelian UMKM. Perempuan yang akrab disapa Kiki ini mengatakan, OJK dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga mendorong program peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

"Ini kita sudah jalan, kemarin kita melakukan survei dengan BPS ya, di mana ini cukup menarik, tingkat literasi masyarakat kita terus bertumbuh dan inklusi kita juga terus bertumbuh dengan sangat signifikan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, sejumlah lembaga keuangan lainnya juga dianggap masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Lembaga keuangan tersebut mencakup industri asuransi hingga pasar modal.

Selanjutnya, OJK juga berencana masuk dalam program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga pembangunan 3 juta rumah. Hal ini akan dikuatkan dalam Rancangan Peraturan OJK (RPOJK).

"Itu juga kita siapkan di dalam ketentuan di rancangan POJK yang tadi tersebut. Nah untuk itu juga kita terus mendukung ya pertumbuhan yang tadi kita dorong, kita yakin bisa mencapai itu, dengan berbagai program untuk mendukung program nasional yang ada saat ini," jelasnya.

Friderica menambahkan, OJK juga memberi relaksasi untuk UMKM yang terdampak di wilayah bencana. Melalui sejumlah inisiatif ini, ia meyakini pertumbuhan kredit jasa keuangan RI mampu mencapai target.

"Intinya kalau kita tarik semuanya, kita cukup yakin di 2026 ini kita bisa mencapai target tersebut," pungkasnya.

Outlook Indonesia dipersembahkan oleh Komisi XI DPR RI bersama detikcom didukung oleh Danantara Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, Otoritas Jasa Keuangan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads