Bos BPJS Kesehatan Geram WNA Banding-bandingkan Layanan: Bayarnya Pas-pasan!

Bos BPJS Kesehatan Geram WNA Banding-bandingkan Layanan: Bayarnya Pas-pasan!

Andi Hidayat - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2026 20:30 WIB
Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan rapat dengan Komisi IX/Foto: Andi Hidayat
Jakarta -

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mewacanakan kenaikan iuran bagi warga negara asing (WNA). Hal itu ia ungkap menyusul temuannya saat berkunjung di Bali beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungannya, Prihati mengaku bertemu dengan WNA usil yang membandingkan layanan fasilitas kesehatan (faskes) domestik dengan rumah sakit di negara asalnya. Padahal, WNA tersebut membayar iuran yang lebih ringan dibanding negara asalnya.

"Ketika saya kemarin ke sana, baru hari Minggu. Saya kunjungi itu satu rumah sakit, dia lagi ditensi. Ngerti aja kalau kita lagi ada, langsung nanya, 'kenapa layanan di rumah sakit ini kok beda dengan rumah sakit di negara asalnya?' Itu usilnya sampai membandingkan. Bayangin, sudah membayarnya pas-pasan, membandingkan layanan," ungkapnya dalam rapat bersama Komisi IX di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prihati mengatakan, para WNA senang dengan layanan BPJS Kesehatan karena memiliki premi yang murah. Ke depan, ia mewacanakan untuk meningkatkan premi WNA menjadi kelas VIP karena keusilan membanding-bandingkan layanan kesehatan di Indonesia dengan negara asalnya.

ADVERTISEMENT

"Untuk orang asing premi iurannya barangkali dipremiumkan, ya. Beda dengan kita. Dia nilainya seperti ini kok beda dengan, kok waktunya lama, segala macam. Ini sudah di, dan mereka seneng dengan BPJS, ini rame, murah. Tapi masih ada komentar," jelasnya.

Prihati menegaskan, kenaikan premi ini masih sebatas wacana. Namun ia berharap Komisi IX dapat membentuk aturan tentang penyesuaian premi bagi WNA.

"Barangkali ini bisa menjadi masukkan dan bisa didengar langsung sehingga bisa nanti kita buat regulasinya," pungkasnya.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads