BNI Salurkan Kredit Rp 4-4,5 Triliun dengan Skema Penjaminan
Senin, 22 Okt 2007 14:53 WIB
Jakarta -
PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk menargetkan penyaluran kredit usaha kecil dan menengah (UKM) dengan menggunakan skema penjaminan dari BUMN PT Askrindo dan Perum Sarana Pengembangan Usaha (SPU) sebesar Rp 4,5-5 triliun sampai tahun 2009.Hal tersebut disampaikan Direktur UKM dan Syariah BNI Bien Subiantoro di sela-sela penandatanganan kerja sama dengan PT Askrindo dan Perum SPU di Gedung BNI, Jalan Sudirman, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (22/10/2007).Kredit dengan skim penjaminan ini akan disalurkan BNI melalui produk kredit BNI Tunas Usaha dan produk syariah BNI Tunas Usaha Syariah.Kredit ini memiliki plafon pinjaman maksimal Rp 500 juta dengan bunga 16 persen per tahun.Sampai akhir tahun kredit Tunas Usaha ditargetkan mencapai Rp 200 miliar. "Kami optimistis kredit 1,5 triliun per tahunnya akan tecapai dengan BNI Tunas Usaha karena kredit ini tidak memerlukan penjaminan tambahan," ujarnya.Untuk produk kredit UKM sejenis yakni BNI Wirausaha dalam 6 bulan telah menyalurkan kredit sebesar Rp 1,001 triliun. "Itu dengan skema jaminan tambahan apalagi tanpa jaminan tambahan pasti akan lebih besar lagi," ujarnya.Wakil Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan pihaknya akan tetap berhati-hati menyalurkan kredit meskipun sudah ada skema penjaminan kredit dari Askrindo dan SPU.
(ddn/ir)










































