PLN Dengarkan Jeritan Perbankan Nasional

PLN Dengarkan Jeritan Perbankan Nasional

- detikFinance
Sabtu, 27 Okt 2007 15:40 WIB
Jakarta - Kalangan perbankan nasional merasa dianaktirikan dalam pendanaan proyek listrik 10.000 MW. Perusahaan Listrik Negara (PLN) dituding lebih mementingkan investor asal Cina."Saya sendiri agak terkejut kalau perbankan nasional merasa tidak dilibatkan dalam masalah pendanaan 10 ribu mega watt," kata Dirut PLN, Eddie Widiono.Hal itu diungkapkan Eddie, disela-sela acara peringatan Hari Listrik Nasional ke-62 yang berlangsung di kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (27/10/2007).Menurut Eddie, proyek crash program ini sudah menjadi pembicaraan cukup lama. PLN juga sudah mengeluarkan request for proposal kepada perbankan nasional untuk mendanai proyek tersebut."Sekali lagi ini bukan berarti pihak Cina melepaskan pendanaan. Justru kalau kita beri jaminan next question, kenapa harus pihak Cina yang boleh menang," ujarnya. "Kita mengikuti jeritan perbankan nasional untuk partisipasi, kita pertimbangkan semua pihak, yang kita butuhkan bukan hanya orang per orang," lanjut Eddie.Proyek listrik 10.000 MW adalah proyek besar PLN untuk mengatasi krisis listrik nasional saat ini. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads