Presiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya bunga kredit yang selama ini dibebankan bank ke masyarakat. Menurut Prabowo, dalam satu tahun bunga pinjaman bank bisa mencapai 70%.
"Saudara-saudara sekalian selama ini rakyat kecil kalau pinjem uang bunganya luar biasa gilanya, betul? Orang kecil pinjem uang bunganya bisa 70% setahun," kata Prabowo saat berpidato di acara Hari Buruh Internasional atau May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/6/2026).
Oleh karena itu, Prabowo meminta agar bunga pinjaman maksimal hanya 5%. Hal itu sudah disampaikan oleh Prabowo ke bank-bank milik negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah perintahkan bank-bank milik Republik Indonesia sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat maksimal 5%," tuturnya.
Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan rencana pembangunan 1 juta rumah untuk kalangan buruh. Rumah tersebut dapat dicicil secara jangka panjang hingga 40 tahun.
Menurut Kepala Negara hal ini dilakukan demi membantu kalangan buruh yang selama ini membayar kontrakan rumah dengan biaya besar. Lewat program ini, buruh bisa mengalihkan biaya cicilan kontrakan untuk membayar rumah sendiri.
"Nanti kita akan yakinkan saudara nanti akan miliki rumah tersebut. Jadi, yang tadi 30% untuk kontrak itu adalah untuk kau cicil rumahmu sendiri. Cicilnya kalau bisa 20 tahun, kalau tidak bisa 20 tahun 25 tahun, kalau belum lunas 25 tahun 30 tahun, kalau tidak bisa 35 tahun, 40 tahun. Karena buruh tidak mungkin lari kemana-mana. Petani dan nelayan tidak mungkin lari kemana-mana," tutup Prabowo.
(ily/ara)










































