BRI Patok Pertumbuhan Kredit 20% Tahun Depan
Senin, 05 Nov 2007 18:16 WIB
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk mematok target pertumbuhan kredit pada tahun 2008 sebesar 20 persen. Target itu diyakini akan tercapai dengan adanya program penjaminan kredit UKM dan koperasi.Hal tersebut disampaikan Dirut BRI Sofyan Basir usai peluncuran Penjaminan Kredit UMKM dan Koperasi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung BRI I, Jalan Sudirman, Jakarta (5/11/2007). "Pertumbuhan kredit tahun depan total lending bisa sampai 18-20 persen, laba juga begitu," ujarnya. Sofyan menambahkan bahwa meskipun BI Rate terus turun hal ini tidak berpengaruh kepada pendapatan BRI. Sofyan mengatakan bahwa untuk mendukung pengembangan kredit UKM dan koperasi, BRI akan menambah 800 kantor lagi untuk menjadi on-line real-time, dan pada 2010 seluruh kantor BRI yang terhubung secara on-line real-time berjumlah 5.000 kantor. "Pada saat itu BRI telah menjadi National Payment Agent Bank yang terbesar," tambahnya. Sofyan juga mengatakan bahwa untuk mempercepat pertumbuhan kredit UKM, di masa mendatang diharapkan jumlah bank yang berpartisipasi dalam pola penjaminan kredit ini bisa bertambah. Saat ini baru 6 bank yang ikut program penjaminan kredit yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, BTN dan Bank Syariah Mandiri. "Jadi inikan baru uji coba ke bank-bank pemerintah nanti kalau berjalan dengan baik akan diuji ke seluruhnya agar bank-bank swasta diikutsertakan," jelasnya.
(dnl/ddn)











































